Kenali Jenis Pelapis Kayu untuk Berbagai Kebutuhan

Kayu banyak digunakan untuk membuat furnitur dan melengkapi interior. Material ini memiliki tampilan alami yang cocok untuk bebagai gaya ruangan. Selain kayu solid, ada juga papan kayu olahan yang digunakan untuk lemari, meja, rak, dan perabot lainnya.
Supaya tampilannya semakin menarik dan memberikan perlindungan untuk papan kayu itu sendiri, ada bahan pelapis yang bisa digunakan. Pengaplikasian ini bisa membantu papan kayu inti lebih tidak mudah tergores atau terkena noda. Baik kayu solid maupun kayu olahan jadi semakin cantik tampilannya dan juga permukaannya bisa terjaga.
Pelapis kayu ini tersedia dalam berbagai bentuk dan bahan. Ada pelapis berbentuk cair yang diaplikasikan langsung ke permukaan kayu. Ada pula bahan berupa lembaran atau film yang digunakan untuk memberikan tampilan dekoratif. Setiap jenis memiliki karakteristik dan cara penggunaan yang berbeda, sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Mari kita kenalan dengan jenis pelapis kayu yang umumnya digunakan.

Ilustrasi pelapis kayu | Image by juliacherk and sersoll on Magnific
Jenis Pelapis Kayu untuk Tampilan dan Perlindungan
Pelapis kayu tidak hanya berfungsi untuk mempercantik tampilan. Ada juga yang membantu menjaga permukaannya dari goresan, noda maupun melindungi dari paparan kondisi lingkungan yang berubah-ubah. Hasil akhirnya juga bisa berbeda, mulai dari tampilan natural hingga yang membuat permukaan kayu terlihat mengilap. Berikut ini jenis pelapis kayu untuk tampilan dan perlindungan
Pernis
Jenis finishing atau pelapis kayu yang pertama yaitu pernis. Pernis hadir dalam bentuk cair dan umumnya dijual dalam kaleng atau wadah. Penggunaannya mirip seperti cat, yaitu dengan mengoleskan atau menyemprotkannya ke permukaan kayu. Setelah kering, pernis akan membentuk lapisan bening yang bisa menjaga permukaan sekaligus menonjolkan serat kayu alami.
Minyak Kayu Jati
Selain pernis, ada minyak kayu jati. Meski namanya minyak kayu jati, produk ini tidak selalu dibuat dari ekstrak kayu jati. Nama tersebut lebih mengacu pada kegunaannya untuk merawat dan memperindah permukaan kayu, terutama kayu jati. Produk ini umumnya berupa cairan dalam botol atau kaleng dan dapat dikenali dari label teak oil atau minyak kayu jati.
Lebih lanjut, penggunaan minyak kayu jati juga tidak terbatas pada kayu jati saja. Beberapa produk juga cocok untuk jenis kayu lain, selama sesuai dengan petunjuk produsennya. Jika Anda menggunakan minyak ini, tampilan serat kayu dan warna pada kayu bisa lebih tegas sehingga terlihat lebih hangat dan alami.
Politur
Sama seperti pernis, politur dijual dalam bentuk cair siap pakai atau bahkan perlu disiapkan sesuai petunjuk pada masing-masing produk. Lebih lanjut, politur tradisional umumnya menggunakan shellac, yaitu bahan pelapis yang dapat dilarutkan dalam alkohol.
Untuk menggunakannya, Anda bisa menggunakan kain atau alat yang sesuai dan mengaplikasikannya secara bertahap. Lapisan ini bisa membuat permukaan kayu lebih rapi sekaligus menonjolkan serta dan warna alaminya.
Nitrocellulose
Masih memiliki bentuk cair, jenis pelapis kayu selanjutnya adalah Nitrocellulose atau NC. Anda bisa menemukannya di pasaran dalam kaleng dengan label seperti NC lacquer atau nitrocelllose lacquer. Pelapis ini sering diaplikasikan menggunakan alat semprot dan dapat tersedia dalam hasil akhir bening, mengilap, atau doff. Beberapa produk memerlukan pengencer khusus agar siap digunakan. Karena itu, periksa petunjuk aplikasi pada kemasannya sebelum memilih produk.
Polyurethane
Jenis pelapis berbentuk cair yang terakhir ada polyurethane atau disingkat PU. Di pasaran, produk ini umumnya dijual dengan label seperti PU coating atau pelapis polyurethane. Ada produk satu komponen yang siap digunakan dan ada pula produk dua komponen yang perlu dicampur dengan pengeras.
Setelah diaplikasikan sesuai petunjuk, PU membentuk lapisan yang membantu melindungi permukaan kayu. Hasil akhirnya bisa mengilap, semi-gloss, atau doff, bergantung pada produk yang dipilih.

Ilustrasi sample pelapis kayu dekoratif | Image by PlaceboPill on Magnific
Jenis Pelapis Kayu Dekoratif
Berbeda dengan lima jenis di atas, pelapis kayu dekoratif di bawah ini umumnya tersedia dalam bentuk lembaran tipis atau film yang dipasang pada papan kayu olahan. Setiap bahan pun memiliki karakteristik tersendiri mulai dari tampilan motif hingga warna yang lebih beragam.
Melamin
Jenis pelapis yang mungkin sering Anda temukan adalah melamin. Material ini sering digunakan sebagai lapisan dekoratif pada papan kayu olahan untuk furnitur. Lapisan ini dibuat dari kertas dekoratif yang diimpregnasi dengan resin melamin (melamine impregnated paper), kemudian direkatkan pada permukaan papan melalui proses pengepresan. Kertas ini bisa memberikan tampilan motif kayu, warna polos atau motif lainnya.
Lebih lanjut, papan yang sudah memiliki lapisan ini dikenal sebagai Melamine Faced Board (MFB), termasuk Melamine Faced MDF (MFM) jika menggunakan MDF sebagai bahan dasarnya. Hasilnya, papan memiliki permukaan dekoratif yang siap digunakan untuk membuat lemari, rak, meja, dan berbagai furnitur interior.
HPL
Selanjutnya ada HPL atau High Pressure Laminate. Material ini adalah jenis pelapis berbentuk lembaran yang dibuat melalui proses tekanan dan panas. Pilihan motifnya beragam, mulai dari serat kayu hingga warna polos dan pola menyerupai batu alam. Lapisan HPL kayu dapat digunakan untuk memperbarui tampilan permukaan furnitur atau papan kayu olahan.
Dalam penggunaannya, lembaran HPL perlu dipasang menggunakan perekat yang sesuai. Karena itu, pemilihan bahan dasar dan proses pemasangan perlu disesuaikan dengan kebutuhan furnitur.
Veneer
Berbeda dengan yang lainnya, pelapis veneer kayu hadir dengan material yang berasal dari kayu tipis yang dipasang pada permukaan papan kayu olahan atau material dasar lainnya. Karena berasal dari kayu asli, veneer memiliki pola serat dan variasi warna alami yang berbeda pada setiap lembarannya. Material ini dapat digunakan pada panel dinding, pintu lemari, meja, dan furnitur lain yang membutuhkan tampilan kayu alami.
PVC Film
Selanjutnya adalah PVC film dengan yang terbuat dari polivinil klorida. Material ini tersedia dalam beragam warna dan motif, termasuk pola serat kayu. Anda dapat memasang film ini pada permukaan papan menggunakan metode dan perekat yang sesuai dengan jenis produknya. Film PVC juga dapat digunakan untuk melapisi permukaan atau komponen furnitur tertentu sesuai kebutuhan desain. Jenis dan ketebalan film, serta metode pemasangannya, perlu disesuaikan dengan bentuk permukaan dan spesifikasi produk.
Acrylic Film
Terakhir, ada acrylic film. Jenis ini dapat memberikan tampilan furnitur yang modern dengan permukaan halus dan pilihan hasil akhir yang menarik. Beberapa produk memiliki efek mengilap yang memantulkan cahaya, sedangkan pilihan lainnya menawarkan tampilan yang lebih lembut.
Film ini diaplikasikan pada permukaan papan menggunakan proses laminasi atau metode penempelan yang sesuai dengan spesifikasi produknya. Material ini dapat digunakan pada panel lemari, kabinet dapur, dan furnitur interior lainnya.
Baca juga: 4 Jenis MDF untuk Berbagai Macam Kegunaan

Produk PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF), papan kayu olahan yang sudah memiliki lapisan dekoratif
Laminated Board: Solusi Papan Kayu yang Sudah Terlapisi
Selain menggunakan pelapis kayu, Anda bisa memilih alternatif pada produk papan kayu yang sudah memiliki lapisan tambahan. Jadi, Anda tidak perlu bekerja dua kali dengan menyiapkan papan dasar dan bahan pelapis secara terpisah. Pilihan ini dapat membuat proses pengadaan material lebih praktis sekaligus membantu Anda mendapatkan tampilan furnitur sesuai kebutuhan interior. Berikut ini beberapa contoh laminated board yang sudah memiliki lapisan dekoratif di atasnya.
Jenis lapisan | Ciri khas tampilan | Contoh produk | Penggunaan |
Melamin | Pilihan motif dan warna beragam, termasuk serat kayu dan warna polos. | Melamine Faced MDF (MFM), Melamine Faced Plywood (MFP), Compact Density Fibreboard (CDF) Melamine | Lemari, rak, meja, dan furnitur interior. |
Veneer | Menampilkan serat dan variasi warna alami dari kayu asli. | Veneered MDF | Furnitur dan panel interior dengan tampilan kayu alami. |
Acrylic Film | Permukaan halus dengan tampilan modern; tersedia dalam pilihan hasil akhir sesuai produk. | MDF Acrylic Film | Kabinet, panel lemari, dan furnitur interior modern. |
* contoh papan kayu yang sudah memiliki pelapis di permukaannya
Dengan pilihan papan berlapis dekoratif, Anda dapat menyesuaikan material dengan desain furnitur dan kebutuhan interior. PT Sumatera Prima Fibreboard menyediakan berbagai pilihan papan olahan dengan lapisan tertentu, sehingga Anda dapat mempertimbangkan jenis papan dan hasil akhir yang sesuai dengan kebutuhan proyek.
Baca juga: Apa Itu CDF, Karakteristik dan Fungsinya
Jadi, itulah berbagai jenis pelapis kayu yang bisa Anda jadikan pilihan untuk mempercantik permukaan kayu sekaligus memberikan perlindungan. Baik pernis, politur, hingga melamine dan veneer, masing-masing memiliki karakteristiknya masing-masing dan tentunya cara aplikasi yang perlu disesuaikan dengan material dasarnya.
Jika Anda ingin proses pengadaan material yang lebih praktis, laminated board dari PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF) bisa menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan furnitur dan interior. Tersedia pilihan Melamine Faced MDF (MFM), Melamine Faced Plywood (MFP), CDF Melamine, serta papan MDF berlapis veneer dan acrylic film.
Dengan lapisan dekoratif yang sudah terpasang, Anda bisa bekerja lebih praktis tanpa harus menyiapkan papan dasar dan bahan pelapis secara terpisah. Hubungi tim SPF sekarang untuk mengetahui harga laminated board terkini dari kami atau mengetahui informasi motif, warna, hingga ketebalan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.










Comments