top of page
Logo SPF hijau
Contact

Cara Mengatasi Lemari Berjamur dengan Aman dan Tips Agar Jamur Tidak Muncul Lagi

  • Writer: Isyhari M
    Isyhari M
  • 15 hours ago
  • 6 min read

Karena Indonesia memiliki iklim yang tropis, sudah menjadi hal yang biasa jika berbagai wilayah memiliki kelembapan yang tinggi. Dari kondisi inilah tidak heran jika permasalahan yang kerap dihadapi adalah jamur yang tumbuh di berbagai sudut rumah, tak terkecuali di lemari. 


Lebih lanjut, jika tidak diperhatikan, jamur pada lemari akan semakin berkembang dan membuat lemari menjadi bau apek. Permukaannya pun akan terlihat kotor. Untuk kondisi yang lebih parah, pakaian di dalamnya pun bisa ikut berjamur. 


Untuk itu, cara menghilangkan jamur di lemari harus dilakukan dengan tepat. Hal ini juga karena setiap lemari memiliki hal yang berbeda sehingga memerlukan perawatan yang berbeda pula. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara sederhana yang bisa diterapkan untuk berbagai jenis lemari. 


Sebelum Anda simak langkah-langkah dalam menghilangkan jamur di lemari pakaian Anda, artikel ini juga akan membahas apa saja penyebab lemari bisa berjamur dan juga tips agar jamur tidak mudah kembali lagi. 


Cara Menghilangkan Jamur di Lemari agar Tidak Muncul Lagi

Ilustrasi lemari pakaian | Image by pixelshot on Magnific 


Penyebab Lemari Bisa Berjamur

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jamur tidak muncul begitu saja. Ada beberapa kondisi yang membuat jamur mudah tumbuh di dalam lemari. Salah satunya adalah tingkat kelembapan yang tinggi. Jika udara di sekitar lemari terasa lembap dalam waktu lama, spora jamur akan berkembang lebih cepat. Berikut ini beberapa penyebab umum yang menjadi pemicu lemari Anda bisa berjamur. 


Kelembapan Ruangan yang Tinggi 

Kondisi kelembapan yang tinggi akan membuat permukaan lemari lebih mudah menyerap uap air. Jika ini terjadi, jamur akan lebih mudah untuk berkembang. Suasana akan semakin memburuk saat musim hujan tiba apalagi jika lemari diletakan di ruangan yang jarang mendapatkan paparan sinar matahari atau memiliki sirkulasi udara yang buruk. 


Lemari Terlalu Rapat dengan Dinding

Posisi peletakan lemari juga bisa membuat baik lemari partikel, lemari kayu solid maupun kayu olahan lainnya cepat berjamur. Jika Anda menempatkannya terlalu rapat dengan dinding, hal ini dapat menghambat aliran udara. Akibatnya, udara lembap terjebak di sisi belakang lemari. Seiring waktu jika tidak diperhatikan, jamur mulai tumbuh dan menyebar ke permukaan maupun bagian lemari lainnya. 


kenapa baju di lemari berjamur

Ilustrasi pakaian di dalam lemari | Image by pvpproductions on Magnific


Pakaian Disimpan dalam Kondisi Lembap

Bukan hanya faktor lingkungan saja. Cara Anda menyimpan pakaian pun bisa menjadi pemicu tumbuhnya jamur di lemari kayu. Jika pakaian Anda masih lembap dan belum benar-benar kering, alangkah baiknya untuk tidak disimpan dulu di lemari. Kebiasaan ini bisa menjadi penyebab kenapa baju di lemari berjamur. Jemurlah pakaian sampai benar-benar kering agar nantinya kelembapan tidak terperangkap di ruangan penyimpanan. 


Ventilasi yang Kurang Baik

Penyebab jamur di kayu lemari juga bisa terjadi karena ventilasi yang buruk. Jika ventilasi kurang baik, udara lembap akan lebih sulit keluar dan terus berada di sekitar lemari. Kondisi ini membuat bagian dalam lemari terasa pengap. Dalam jangka panjang, kelembapan yang terus menumpuk dapat mempercepat pertumbuhan jamur pada permukaan lemari maupun barang yang disimpan.


Menumpuknya Debu dan Kotoran

Terakhir, hal yang tidak boleh Anda sepelekan adalah adanya debu dan kotoran. Tidak hanya membuat lemari terlihat kusam, partikel tersebut juga dapat menjadi tempat menempelnya spora jamur. Saat kondisi lemari lembap, spora akan lebih mudah berkembang menjadi koloni jamur. Oleh karena itu, membersihkan lemari secara rutin menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat membantu mencegah masalah ini.



Peralatan yang Dibutuhkan untuk Membersihkan Jamur di Lemari

Sebelum mulai membersihkan lemari berjamur Anda, ada baiknya untuk mempersiapkan alat yang dibutuhkan. Karena setiap lemari memiliki karakteristik yang berbeda, Anda bisa menggunakan alat di bawah ini yang aman untuk berbagai jenis material lemari Anda. 


  • Masker: Mengurangi risiko menghirup spora jamur selama proses pembersihan.

  • Sarung tangan karet: Melindungi tangan dari kotoran dan cairan pembersih.

  • Kain microfiber atau kain lembut: Membersihkan permukaan lemari tanpa mudah menggores lapisan finishing.

  • Sikat berbulu halus: Membantu membersihkan jamur yang menempel pada sudut atau sela-sela lemari.

  • Air hangat: Membantu melonggarkan noda jamur sehingga lebih mudah dibersihkan.

  • Sabun cair atau cairan pembersih ringan: Membersihkan noda jamur tanpa merusak permukaan furnitur.

  • Penghilang jamur khusus furnitur: Cocok digunakan untuk noda yang sulit dibersihkan. Pastikan produk sesuai dengan material lemari.

  • Lap kering: Mengeringkan permukaan lemari setelah dibersihkan agar tidak menyisakan kelembapan.


Cara Menghilangkan Jamur di Lemari

Setelah mempersiapkan alat dan bahannya, Anda bisa mengikuti langkah di bawah ini untuk cara membersihkan jamur di lemari pakaian Anda. Agar hasilnya lebih maksimal dan kondisi lemari tetap terjaga, sesuaikan cara pembersihannya dengan jenis material lemari yang digunakan. 


  1. Kosongkan Isi Lemari

Keluarkan seluruh isi lemari sebelum mulai membersihkan. Pindahkan pakaian dan barang lainnya ke tempat yang bersih serta kering. Langkah ini membuat seluruh permukaan lemari lebih mudah dijangkau. Anda juga dapat memeriksa apakah ada pakaian yang ikut berjamur.


  1. Bersihkan Debu Terlebih Dahulu

Gunakan kain microfiber atau kemoceng untuk membersihkan debu dan kotoran pada permukaan lemari. Langkah ini membantu proses pembersihan jamur menjadi lebih efektif. Setelah itu, kenali terlebih dahulu material lemari sebelum menggunakan cairan pembersih. Perhatikan material lemari sebelum menggunakan cairan pembersih. Berikut beberapa di antaranya. 


Material Lemari

Karakteristik

Hal yang Perlu Diperhatikan

MDF (Medium Density Fiberboard)

Permukaannya halus dan padat sehingga sering digunakan untuk berbagai jenis furnitur.

Gunakan kain yang sedikit lembap lalu segera keringkan.

HMR MDF (High Moisture Resistance MDF)

HMR board memiliki ketahanan terhadap kelembapan yang lebih baik dibandingkan MDF standar.

Tetap gunakan cairan secukupnya dan keringkan setelah dibersihkan.

Particle Board

Memiliki permukaan yang rapi dan banyak digunakan untuk berbagai jenis lemari serta furnitur modern.

Gunakan kain lembut dan hindari penggunaan cairan secara berlebihan.

Laminated Board (Melamine Board)

Memiliki lapisan dekoratif yang membuat tampilannya menarik sekaligus mudah dibersihkan.

Hindari bahan abrasif agar lapisan dekoratif tetap terjaga.

Kayu Solid

Memiliki serat kayu alami dengan tampilan yang khas serta banyak digunakan pada berbagai jenis furnitur.

Gunakan kain lembut dan cairan pembersih yang sesuai bila diperlukan.

  1. Bersihkan Area Berjamur

Basahi kain lembut dengan sedikit air bersih dan sabun cair ber-pH netral. Usapkan secara perlahan pada area yang berjamur. Jika noda masih sulit dibersihkan, gunakan penghilang jamur khusus furnitur sesuai petunjuk penggunaan. Hindari menuangkan cairan langsung ke permukaan lemari.


  1. Lap dengan Kain Bersih

Setelah jamur dibersihkan, lap kembali permukaan lemari menggunakan kain bersih yang sedikit lembap. Tujuannya untuk mengangkat sisa cairan pembersih yang masih menempel. Pastikan seluruh permukaan terlihat bersih sebelum dikeringkan.


  1. Keringkan Hingga Benar-benar Kering

Gunakan lap kering untuk mengeringkan seluruh permukaan lemari. Perhatikan juga bagian sudut dan sela-sela yang mudah menyimpan kelembapan. Jangan menyimpan kembali barang ke dalam lemari sebelum kondisinya benar-benar kering.


  1. Angin-anginkan Lemari

Biarkan pintu lemari tetap terbuka selama beberapa saat agar sisa kelembapan dapat keluar. Jika memungkinkan, buka jendela agar sirkulasi udara lebih baik. Setelah lemari benar-benar kering, Anda dapat menyimpan kembali seluruh isinya.



kenapa baju di lemari berjamur

Ilustrasi pakaian di dalam lemari | Image by wirestock on Magnific


Tips Agar Jamur Tidak Mudah Balik Lagi

Jika Anda sudah membersihkan lemari pakaian Anda, ada langkah yang bisa Anda terapkan selanjutnya sebagai bagian dari pencegahan. Berikut beberapa cara agar lemari tidak berjamur kembali dan menjaganya tetap kering dan bersih.


Jaga Kelembapan Ruangan

Pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik agar tidak terlalu lembap. Anda dapat membuka jendela secara rutin atau menggunakan dehumidifier bila diperlukan. Cara ini membantu mengurangi risiko pertumbuhan jamur di dalam lemari.


ilustrasi silica gel - cara mengatasi lemari berjamur

Ilustrasi silica gel | Image by jacob91 on Magnific


Gunakan Silica Gel atau Penyerap Lembab

Letakkan silica gel atau penyerap lembap di dalam lemari untuk membantu menyerap kelembapan berlebih. Material ini bisa menjadi andalan Anda sebagai penghilang jamur yang praktis dan mudah didapatkan di berbagai toko. Jangan lupa untuk ganti secara berkala sesuai petunjuk penggunaan agar tetap bekerja secara optimal.


Rutin Dibersihkan

Bersihkan bagian dalam dan luar lemari secara berkala menggunakan kain lembut. Selain menghilangkan debu, langkah ini juga membantu Anda menemukan jamur lebih awal sebelum menyebar.


Memberi Jarak antara Lemari dan Dinding

Sisakan jarak beberapa sentimeter antara lemari dan dinding agar udara dapat mengalir dengan baik. Sirkulasi udara yang lancar membantu menjaga area di belakang lemari tetap kering dan tidak mudah berjamur.

Selain melakukan beberapa tips di atas, hindari kesalahan berikut agar jamur tidak mudah muncul kembali:


  • Menggunakan terlalu banyak air saat membersihkan.

  • Memakai cairan pembersih yang terlalu keras atau tidak sesuai.

  • Menggosok permukaan terlalu kuat hingga merusak lapisan finishing.

  • Menutup lemari sebelum benar-benar kering.



Itulah tips dan cara menghilangkan jamur di lemari yang bisa Anda terapkan dengan mudah di rumah. Dengan alat dan bahan yang mudah ditemukan, sudah tidak ada alasan lagi untuk Anda menunda membersihkan jamur-jamur yang menghinggapi lemari Anda. Jangan lupa untuk selalu rutin merawat lemari dan menjaga kelembapan ruangan agar lemari tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. 


Jika Anda sedang mencari material untuk membuat atau mengganti lemari, pastikan memilih produk yang berkualitas sesuai kebutuhan. PT Sumatera Prima Fibreboard menyediakan berbagai pilihan papan kayu olahan, termasuk MDF hingga particle board, yang cocok digunakan untuk berbagai jenis furnitur. Hubungi tim SPF sekarang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai MDF price list kami atau sekadar melihat-lihat katalog produk terbaru kami yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

 
 
 

Comments


bottom of page