top of page

Fire Retardant MDF vs Standar MDF: Mana yang Lebih Aman untuk Rumah Sakit?

  • Writer: Isyhari Maheswar
    Isyhari Maheswar
  • Feb 18
  • 4 min read

Berbeda dengan bangunan biasa pada umumnya, rumah sakit dihuni oleh pasien dengan berbagai kondisi kesehatan yang beragam. Hal ini termasuk mereka yang memiliki keterbatasan gerak secara mandiri. Karena alasan tersebut, saat merencanakan dan membangun rumah sakit, ada banyak pertimbangan, salah satunya adalah pemilihan material interior.


Lebih lanjut, berbicara tentang material interior di rumah sakit, material seperti MDF sering digunakan untuk panel dinding, kabinet, hingga partisi non-struktural. Sayangnya, tidak semua papan MDF memiliki sifat dan karakter yang sama. Ada satu jenis yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu fire retardant MDF. 


Karena jenis mdf yang berbeda ini, sangat penting untuk Anda mengerti perbedaan yang dimiliki fire retardant MDF board dengan standar MDF. Melalui artikel ini, Anda akan menemukan jawabannya sekaligus membantu Anda mengambil keputusan untuk berbagai proyek, tidak hanya rumah sakit saja. 


Fire Retardant MDF vs Standar MDF: Mana yang Lebih Aman untuk Rumah Sakit?

Ilustrasi rumah sakit | Photo by Zakir Rushanly on Pexels


Mengapa Keamanan Kebakaran Penting di Rumah Sakit?

Rumah sakit adalah fasilitas dengan tingkat risiko tinggi dibanding gedung-gedung komersil lainnya. Ada banyak orang atau pasien dengan kondisi rentan, termasuk lansia, pasien gawat darurat, dan pasien lainnya yang memiliki keterbatasan dalam bergerak. Karena hal ini, ketika sebuah evakuasi diperlukan, contohnya kebakaran, prosesnya tidak bisa dilakukan secepat di gedung perkantoran. 


Dengan latar belakang tersebut, ada banyak faktor yang perlu diperhatikan, bahkan saat gedung rumah sakit baru masih tahap perencanaan untuk dibangun. Selain itu, regulasi bangunan untuk rumah sakit umumnya mensyaratkan penggunaan material dengan performa tahan api tertentu. Penyebaran api yang cepat serta produksi asap berlebih dapat memperburuk situasi darurat dan membahayakan pasien maupun tenaga medis. Oleh karena itu, setiap material interior rumah sakit perlu dipilih dengan mempertimbangkan kemampuan memperlambat rambatan api.


Dalam perencanaan rumah sakit modern, keamanan kebakaran bukan hanya soal sistem sprinkler atau alarm, tetapi juga tentang bagaimana material interior berkontribusi terhadap keselamatan secara keseluruhan. Pemilihan MDF yang tepat dapat menjadi bagian penting dari strategi mitigasi risiko kebakaran di rumah sakit.



Perbandingan Fire Retardant MDF dan Standar MDF untuk Interior Rumah Sakit

Berbicara tentang MDF sebagai material, penting untuk Anda mengetahui perbedaan fire retardant MDF dengan MDF biasa. Keduanya mungkin terlihat serupa secara visual, tetapi memiliki karakteristik performa yang berbeda ketika terpapar panas atau api. Perbedaan inilah yang dapat memengaruhi tingkat keselamatan bangunan rumah sakit secara signifikan. Berikut adalah pengertian untuk masing-masing material kayu olahan ini.


Apa Itu Standar MDF?

Standar MDF (Medium Density Fibreboard) adalah papan berbahan dasar serat kayu yang dipadatkan dengan resin melalui proses tekanan dan suhu tinggi. Material ini banyak digunakan untuk furniture, panel dinding, dan elemen interior lainnya karena permukaannya halus dan mudah dibentuk sesuai kebutuhan desain.


Namun, standar MDF tidak dirancang untuk memiliki ketahanan khusus terhadap api. Ketika terpapar panas tinggi, material ini dapat terbakar dan menyebarkan api lebih cepat dibandingkan material yang telah diberi perlakuan tahan api. Dalam konteks rumah sakit, penggunaan standar MDF perlu dipertimbangkan dengan sangat hati-hati.


Fire Retardant MDF vs Standar MDF: Mana yang Lebih Aman untuk Rumah Sakit?

Papan Fire Retardant MDF, Dokumentasi PT SPF


Apa Itu Fire Retardant MDF?

Berbeda dengan papan MDF biasa, fire retardant MDF adalah jenis MDF yang telah ditambahkan bahan kimia khusus untuk meningkatkan ketahanannya terhadap api. Aditif ini bekerja dengan memperlambat proses penyalaan serta mengurangi kecepatan rambatan api pada permukaan material, sehingga memberikan waktu tambahan dalam situasi darurat di rumah sakit.


Dibandingkan standar MDF, fire retardant MDF umumnya memiliki klasifikasi ketahanan api tertentu sesuai standar pengujian yang berlaku. Dalam proyek interior rumah sakit, material ini lebih sesuai digunakan pada area yang membutuhkan kontrol penyebaran api sebagai bagian dari sistem keselamatan bangunan secara keseluruhan. Berikut ini ciri khas dan kelebihan fire retardant MDF.


  • Memperlambat Proses Penyalaan: Fire retardant MDF dirancang untuk tidak mudah menyala ketika terpapar sumber panas. Aditif tahan api di dalam material membantu meningkatkan waktu sebelum terjadinya ignition.

  • Mengurangi Kecepatan Rambatan Api: Material ini memiliki tingkat penyebaran api yang lebih rendah dibandingkan standar MDF. Permukaan papan membantu memperlambat pergerakan api sehingga risiko penyebaran cepat dapat diminimalkan.

  • Mengontrol Produksi Asap: Fire retardant MDF dirancang untuk menghasilkan asap yang lebih terkendali saat terjadi kebakaran. Hal ini penting untuk mendukung visibilitas dan keselamatan di lingkungan rumah sakit.

  • Memenuhi Standar Keamanan Kebakaran: Fire retardant MDF umumnya diproduksi untuk mengikuti standar keamanan kebakaran yang berlaku. Hal ini membantu memastikan material yang digunakan di rumah sakit sudah melalui pengujian dan lebih aman digunakan dibandingkan papan MDF biasa.



Fire Retardant MDF vs Standar MDF: Mana yang Lebih Aman untuk Rumah Sakit?

Ilustrasi interior rumah sakit dengan material MDF | Photo by Ronaldo Pangan on Unsplash


Penggunaan Ideal Fire Retardant MDF di Rumah Sakit

Kini, Anda sudah memahami perbedaan fire retardant MDF dengan papan MDF biasa atau standar. Sekarang, saatnya Anda mulai mempertimbangkan penggunaannya. Material ini bisa Anda gunakan pada aplikasi non-struktural di rumah sakit. Berikut adalah beberapa area rumah sakit yang ideal untuk penggunaan fire retardant MDF.


  • Wall Panel Koridor Rumah Sakit: Koridor adalah jalur utama di rumah sakit yang harus tetap aman saat keadaan darurat. Penggunaan fire retardant MDF pada panel dinding membantu memperlambat penyebaran api, sehingga memberi waktu lebih bagi pasien dan tenaga medis untuk evakuasi dengan aman.

  • Kabinet dan Built-in Furniture Ruang Pasien: Lemari dan furniture tetap di kamar pasien sebaiknya menggunakan material yang lebih aman terhadap api. Fire retardant MDF dapat membantu meningkatkan perlindungan tanpa mengubah tampilan interior rumah sakit secara signifikan.

  • Nurse Station dan Area Administrasi Rumah Sakit: Nurse station merupakan area dengan aktivitas tinggi setiap hari. Menggunakan fire retardant MDF pada meja, panel, atau partisi ringan dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko kebakaran di area penting rumah sakit ini.

  • Partisi Non-Struktural Interior Rumah Sakit: Fire retardant MDF dapat digunakan untuk partisi interior non-struktural yang membutuhkan perlindungan tambahan terhadap api. Pemasangannya tetap harus mengikuti standar bangunan rumah sakit agar sistem keselamatan tetap terjaga.



Jika Anda sedang merencanakan pembangunan atau renovasi rumah sakit, memilih fire retardant MDF yang telah teruji dan memenuhi standar keamanan kebakaran adalah langkah yang bijak. Dibandingkan standar MDF, material ini memberikan perlindungan tambahan dengan membantu memperlambat penyalaan dan penyebaran api. 


Pastikan Anda menggunakan produk fire retardant MDF berkualitas hanya dari PT Sumatera Prima Fibreboard. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut mengenai ukuran, harga papan MDF per lembar jenis fire retardant maupun jenis lainnya yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

 
 
 

Comments


bottom of page