Particle Board vs Plywood: Perbedaan, Kelebihan, dan Penggunaannya

Dalam pembuatan furniture maupun elemen interior, kayu olahan sering menjadi pilihan materialnya. Selain karena harganya yang lebih terjangkau, kemudahan pengerjaan, hingga beragam pilihan yang bervariasi yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Dua jenis yang cukukp sering digunakan adalah particle board dan plywood.
Dua jenis papan kayu olahan ini sama-sama bisa menjadi bahan untuk membuat furnitur dan berbagai kebutuhan lainnya. Namun, particle board vs plywood memiliki perbedaan dari bahan, karakteristik, hingga penggunaannya.
Lantas, apa saja perbedaan particle wood dan plywood? Sebelum memutuskan untuk memilih salah satunya, Anda perlu memahami masing-masing papan. Dengan memahami kelebihan, kekurangan, serta penggunaannya, Anda lebih mudah menyesuaikannya dengan proyek yang sedang Anda kerjakan. Simak pembahasannya melalui artikel ini.

Ilustrasi tumpukan particle board | Image by stanislav71 on Magnific
Particle Board vs Plywood, Apa Bedaya?
Baik particle board maupun plywood, keduanya sama-sama termasuk ke dalam jenis engineered wood atau produk kayu olahan yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Namun, keduanya memiliki perbedaan pada bahan dasar dan cara pembuatannya.
Particle board dibuat dari partikel atau serpihan kayu yang dipadatkan dengan perekat. Sementara itu, plywood dibuat dari beberapa lapisan tipis kayu yang direkatkan menjadi satu. Perbedaan struktur ini membuat karakteristik dan penggunaan keduanya tidak selalu sama. Agar lebih mudah dipahami, Anda bisa simak tabel perbandingan di bawah ini.
Perbandingan | Particle Board | Plywood |
Bahan dasar | Partikel atau serpihan kayu | Lembaran tipis kayu atau veneer |
Struktur | Partikel kayu yang dipadatkan | Beberapa lapisan veneer yang direkatkan |
Permukaan | Bisa berupa permukaan polos atau dilapisi | Dapat berupa permukaan polos atau dilapisi |
Penggunaan umum | Furniture dan kebutuhan interior | Furniture, interior, dan kebutuhan konstruksi tertentu |
* tabel perbandingan particle board vs plywood
Pada produk tanpa lapisan tambahan, plywood umumnya menampilkan karakter serat kayu. Sementara itu, plywood yang dilapisi melamin seperti produk MFP (Melamine Faced Plywood) dari Sumatera Prima Fibreboard memiliki permukaan dengan lapisan dekoratif. Hal yang sama juga berlaku pada particle board yang tersedia dalam versi polos maupun berlapis.
Mengenal Particle Board
Papan partikel atau particle board adalah salah satu jenis kayu olahan yang dibuat dari serpihan kayu atau partikel. Serpihan-serpihan ini kemudian dicampur dengan perekat lalu dipadatkan menggunakan tekanan dan suhu tertentu hingga membentuk papan. Material ini pun tersedia dalam beberapa pilihan ketebalan dan bisa digunakan untuk kebutuhan furniture maupun interior.
Kelebihan
Jika Anda tertarik untuk menggunakan papan partikel untuk keperluan pembuatan furniture ataupun elemen dekorasi lainnya, berikut ini kelebihan yang ditawarkannya.
Permukaannya rata dan seragam: Kondisi ini membuat particle board mudah dipotong, dibentuk, dan diberi lapisan atau finishing sesuai kebutuhan.
Cocok untuk berbagai kebutuhan furniture: Particle board dapat digunakan untuk membuat kabinet, lemari, rak, meja, dan furniture lainnya.
Tersedia dalam berbagai pilihan: Particle board hadir dalam beberapa ukuran dan ketebalan sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengerjaan.
Dapat hadir dengan lapisan dekoratif: Selain particle board polos, tersedia juga particle board dengan lapisan seperti melamin untuk memberikan tampilan akhir yang lebih siap digunakan.
Kekurangan
Selain memiliki kelebihan dibandingkan papan kayu olahan lainnya, papan partikel juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan.
Perlu perlindungan dari air: Particle board dapat menyerap air jika terkena kelembapan atau air secara berlebihan, terutama pada bagian yang tidak terlindungi.
Tepi papan perlu diperhatikan: Bagian tepi dapat membutuhkan edge banding atau perlindungan tambahan agar hasil furniture terlihat lebih rapi dan terlindungi.
Tidak semua jenis cocok untuk kondisi yang sama: Pemilihan papan perlu disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan penggunaannya.
Contoh Penggunaan Papan Partikel
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, papan ini biasanya digunakan untuk proyek yang behubungan dengan furniture ataupun kebutuhan interior. Anda bisa menggunakan material ini untuk produk yang membutuhkan papan dengan permukaan rata dan mudah diolah. Contoh penggunaan papan partikel yaitu.
Kabinet dan lemari
Rak dan meja
Furniture built-in
Panel interior
Berbagai kebutuhan furniture rumah, kantor, dan ruang komersial

Ilustrasi papan triplek atau plywood | Image by romankosolapov on Magnific
Mengenal Plywood
Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, plywood atau papan triplek adalah salah satu jenis kayu olahan juga yang dibuat dari beberapa lembar kayu olahan tipis atau veneer. Lembaran ini kemudian disusun dan direkatkan secara berlapis hingga membentuk papan yang lebih tebal. Papan ini juga tersedia dalam berbagai pilihan ketebalan untuk kemudian bisa disesuaikan sesuai kebutuhan.
Kelebihan
Ciri khas plywood yang terdiri dari beberapa lapisan, membuatnya memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan jenis kayu olahan lainnya. Berikut ini beberapa di antaranya.
Strukturnya kokoh: Susunan beberapa lapisan veneer membuat plywood memiliki struktur yang kuat untuk berbagai kebutuhan.
Dapat digunakan untuk berbagai furniture: Plywood dapat digunakan sebagai material untuk lemari, kabinet, meja, rak, dan kebutuhan furniture lainnya.
Memiliki pilihan permukaan yang beragam: Jenis papan kayu olahan ini dapat digunakan dalam kondisi polos maupun dengan lapisan tambahan, seperti lapisan melamin pada MFP.
Tersedia dalam berbagai ukuran dan ketebalan: Pilihan tersebut membuat papan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengerjaan.
Kekurangan
Sama seperti particle board, plywood juga memiliki beberapa kekurangan yang Anda harus perhatikan sebelum material ini digunakan sebagai material produk Anda. Berikut beberapa kekurangannya.
Harga dapat lebih tinggi pada jenis tertentu: Biaya plywood dapat berbeda tergantung jenis, ketebalan, kualitas, dan lapisan yang digunakan.
Bagian tepinya membutuhkan perhatian: Susunan lapisan veneer terlihat pada bagian tepi sehingga dapat membutuhkan finishing atau edge banding sesuai kebutuhan.
Karakteristiknya berbeda berdasarkan jenis: Tidak semua plywood memiliki spesifikasi dan ketahanan yang sama. Karena itu, jenis plywood perlu disesuaikan dengan penggunaan.
Contoh Penggunaan
Sama-sama merupakan material dasar dalam pembuatan furniture ataupun elemen interior, papan ini bisa digunakan layaknya penggunaan particle board. Beberapa penggunaannya meliputi:
Kabinet dan lemari
Meja dan rak
Furniture built-in
Panel interior
Kebutuhan konstruksi tertentu
Baca juga: Ukuran Triplek Kayu dan Contoh Penggunaannya
Particle Board vs Plywood, Mana Kayu yang sesuai untuk Furniture?
Lantas, di antara keduanya, manakah yang harus dipilih? Pilihannya jatuh pada hasil akhir, desain furniture yang Anda inginkan dan tentunya lokasi penggunaan furniture itu sendiri. Lebih lanjut, Anda bisa memilih particle board jika membutuhkan permukaan rata dan mudah diberi finishing. Material ini banyak digunakan untuk kabinet, lemari, rak, meja, hingga built in furniture.
Sementara itu, plywood bisa digunakan untuk Anda yang ingin membuat furniture dengan struktur berlapis. Material ini juga tersedia dalam berbagai ketebalan dan jenis permukaan, termasuk plywood dengan lapisan dekoratif seperti MFP (melamine faced plywood).
Jadi, Anda bisa menentukan terlebih dahulu karakteristik yang dibutuhkan. Dari sini Anda bisa memilih satu di antara kedua jenis papan ini yang sesuai dengan desain dan penggunaan furniture itu sendiri nantinya.
Pilih Papan Sesuai Kebutuhan
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa Anda bisa memilih keduanya sebagai material untuk furniture. Namun, tentunya Anda perlu memperhatikan beberapa hal agar hasil akhir yang didapatkan sesuai dengan keinginan Anda dan pastinya jauh lebih tahan lama ketika digunakan.
Jika pertimbangan utama Anda adalah efisiensi biaya, particle board umumnya menjadi pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan plywood. Material ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan furniture tanpa harus memilih material dengan struktur berlapis seperti plywood.

Ilustrasi produk papan Melamine Faced Plywood | Dok. PT Sumatera Prima Fibreboard
Sementara itu, jika Anda menginginkan struktur plywood sekaligus permukaan dekoratif yang siap digunakan, MFP (Melamine Faced Plywood) dapat menjadi pilihan. MFP merupakan plywood yang memiliki lapisan melamin pada permukaannya. Material ini menggabungkan struktur plywood dengan permukaan dekoratif. Jadi Anda tidak perlu repot lagi untuk memikirkan lapisan permukaan papan.
Jadi, kini Anda sudah mengetahui perbedaan antara particle board vs plywood. Walaupun sama-sama merupakan produk kayu olahan, ciri khas yang dimiliki keduanya sangatlah berbeda. Jika Anda berencana memilih salah satu di antara kedua papan kayu ini, jangan lupa untuk mempertimbangkan struktur papan, tampilan, fungsi, hingga anggaran yang tersedia.
Jika pilihan Anda jatuh pada plywood, Anda bisa memilih jenis plywood yang sudah dilengkapi dengan lapisan permukaan dekoratif agar lebih praktis. Produk ini bisa Anda dapatkan dari PT Sumatera Prima Fibreboard berupa melamine faced plywood atau papan MFP. Dengan papan yang sudah dilapisi lapisan melamin, Anda tidak perlu repot memberikan finishing lagi. Proses pengerjaan pun jadi lebih efisien. Kami memiliki dua jenis pilihan permukaan, satu sisi saja atau bahkan kedua sisi yang sudah terlapisi melamin. Hubungi tim kami sekarang untuk melihat-lihat pilihan warna, tekstur, melihat katalog lengkap kami dan mengetahui MFP board price terbaru kami.










Comments